Cukang Monteng Kini Jadi Destinasi Favorit Wisatawan

1209

Koransawala.com|Kab. Bandung – Area di sekitar Jembatan Cukang Monteng kini jadi destinasi favorit wisatawan lokal. Jika warga Kota Bandung memiliki area sekitar Alun-Alun Bandung sebagai tempat wisata, maka Warga Kabupaten Bandung kini memiliki Cukang Monteng. Hampir dipastikansetiap harinya daerah ini ramai dikunjungi warga Kabupaten Bandung dan sekitarnya, hanya untuk sekedar berselfie ria.
Jembatan cukang monteng yang memiliki keunikan tersendiri berwarna kuning dengan panjang 100 m, lebar 10 meter itu menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Disamping panorama alamnya yang asri dan indah, cukang jembatan yang kadang disebut sebagian pengunjung “Jembatan Kuning” itu memiliki keunikan tersendiri.
Seperti yang dilakukan Susilawati (41) seorang ibu warga Majalaya yang sengaja datang ke Jembatan Cukang Monteng dengan memboyong anak dan suami hanya untuk melepas kepenasarannya menyaksikan dan merasakan sendiri keindahan Cukang Monteng.
“Ngahaja kadieu miceun kapanasaran soalna seueur nu nyarios tempatna enak, unik utamina sae kanggo selfie, moal ngacay tos ngajugjug mah,” ujarnya dalam bahasa sunda.
Dengan latar belakang jembatan Cukang Monteng dan kawasan pegunungan yang hijau dan asri. Sejumlah wisatawan lokal tampak mencari angel yang tepat untuk mengabadikan momen. Ada juga yang sengaja menjajal jalur yang belum sepenuhnya beres ini untuk meneruskan berwisata ke Kawah Kamojang.
Antusiasme warga untuk menikmati jalur baru ini memang cukup beralasan. Selama ini mereka memang harus menaklukkan medan yang menantang saat melalui jalur dari arah Majalaya ini untuk menuju Kawah Kamojang. Sementara bila ingin jalur yang lebih mudah melalui Nagreg, maka perjalanan akan sangat jauh karena jarak yang harus ditempuh kurang lebih 97 kilometer. Dengan adanya lingkar Cukang Monteng ini warga hanya menempuh jarak 18 kilometer untuk menempuh perjalanan ke Kawah Kamojang dari Alun-Alun Majalaya.

Pembangunan jalan tembus ini memang membangkitkan gairah baru peningkatan dunia pariwisata. Kamojang yang berada di kaki Gunung Guntur memiliki belasan kawah dipastikan akan menjadi daya tarik utama. Di kawasan ini pun terdapat Danau Ciharus yang juga berpotensi untuk dikembangkan. Tak hanya dunia pariwisata yang diuntungkan, pembangunan jalan Lingkar Cukang Monteng ini pun akan menjadi jalur alternatif saat arus mudik dan balik Lebaran, sehingga bisa mengurangi antrean kendaraan di sekitar jalur Nagreg.

Jalur Cukang Monteng yang melintasi kawasan Perhutani itu awalnya, direncanakan di tengah jembatan akan dibangun lift yang digunakan untuk kepentingan pariwisata. Namun sayangnya, pembangunan lift direkomendasikan tidak jadi dibangun dengan berbagai pertimbangan keselamatan. | Aky |

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY