Neng Syarifah Cerita mistis Tanjakan Gentong

1356
ilustrasi

TANJAKAN gentong yang memiliki medan berat, menanjak dan berliku dengan tebing curam dipinggirnya kerap kali menelan korban jiwa bagi pengendara yang melintasinya. Bahkan penduduk setempat banyak yang menyebut jalur tengkorak panggilan untuk tanjakan gentong terutama di sekitar jembatan gentong, mengingat banyaknya korban jiwa yang melayang saat melintas ke jalan tersebut.
Banyak yang percaya jika kecelakaan yang terjadi di daerah sekitar tanjakan gentong terjadi akibat campur tangan mahluk halus berparas cantik bernama Neng Syarifah. “Kecelakaan-kecelakaan tersebut tidak berdiri sendiri, banyak orang yang percaya bukan semata-mata karena kesalahan teknis pengemudi atau gangguan pada kendaraan yang bersangkutan, melainkan adanya peran makhluk halus yang cantik bernama Neng Syarifah,” Ungkap cerita warga setempat.
Menurut cerita, Neng Syarifah merupakan sinden panggung. Sayang ia bernasib tragis, Sang sinden cantik yang banyak penggemar itu menurut sebagian orang meninggal akibat kecelakaan mobil di Jembatan Gentong. Sebagian lagi mengatakan jika neng Syarifah sengaja dibunuh untuk dijadikan tumbal atau parepeh pembangunan jembatan yang dibangun pada tahun 1940 an itu, yang dikenal dengan sebutan Jembatan Sarongge. Karena kematiannya yang tidak wajar itulah, arwah Neng Syarifah sang sinden cantik selalu mengganggu para pengendara hingga menyebabkan terjadinya kecelakaan di jalur itu.
Hingga kini masih banyak warga sekitar yang mempercayai keberadaan Neng Syarifah sebagai penguasa jalur Gentong. Beberapa pengemudi yang sudah mengenal bahayanya jalur Gentong selalu melemparkan rokok atau membunyikan klakson. Hal tersebut dilakukan agar mobilnya tidak diganggu Neng Syarifah selama melewati Tanjakan Gentong.
Saking sering dan banyaknya menelan korban jiwa disekitar daerah tanjakan gentong, sekitar tahun 1970-an warga sekitar pernah berinisiatif mengadakan selamatan untuk mengantarkan arwah Neng Syarifah ke tempat yang dipercaya lebih baik. “sejak saat itu kecelakaan maut mulai berkurang jika sebelumnya dalam sehari bisa dua kecelakaan terjadi sekarang sudah mulai berkurang,” ujar seorang Pedagang di sekitar Tanajakan Gentong. |aky|

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY