Bupati Bandung : “Tindak Tegas ASN Malas Tidak Punya Kapasitas”

105
Bupati Bandung, H. Dadang M Naser

KAB BANDUNG – Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH,S.Ip.,M.Ip kembali melantik 160 Aparatur Sipil Negara (ASN) Jabatan Pengawas dan Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung yang digelar di Gedung Moch.Toha, Jumat (20/1).

Dalam sambutannya Dadang menegaskan bahwa dalam meduduki jabatan khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung tidak boleh tawar menawar jabatan. Ia akan memberikan tindakan tegas bagi ASN yang malas dan tidak punya kapasitas dalam pekerjaannya.

“Dimanapun ASN menjabat, ia harus melakukan tugasnya dengan benar. Sesuai tugas pokok dan fungsinya. Tidak ada tawar menawar jabatan, ini harus dijalankan sepenuh hati bukan karena terpaksa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ia terus mengamanatkan agar ASN bisa lebih meningkatkan kualitas, disiplin dan profesionalismenya dalam menjalankan visi dan misi, khususnya pembangunan di Kabupaten Bandung.

“Kualitas, disiplin dan profesionalisme ASN perlu terus ditingkatkan. Jika tidak, Pemkab bisa melakukan langkah strategis atau Selain itu, lanjut Dia ASN yang telah dilantik ini harus segera menjalankan program dan kegiatan yang anggarannya sudah terencana. Dadang berpesan terkait anggaran agar dikoreksi kembali, Pilah mana yang sekiranya tidak berpihak pada pembangunan masyarakat dan mana yang sifatnya mendukung pembangunan.

“Saudara bisa mengkoreksi kembali, program dan kegiatan mana saja yang  tidak berpihak pada masyarakat dan mana yang mendukung.  Dan Saya harap saudara bisa bekerja dengan baik juga bisa membawa progres yang signifikan bagi instansinya,” pungkas Bupati.

Sementara menurut Kepala Bidang Pengembangan Karir Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Teguh Purwayadi, pelantikan hari ini terdiri dari 98 jabatan pengawas/ eselon IV, 45 jabatan fungsional guru, 16 jabatan fungsioanl auditor dan 1 jabatan fungsional penilik.

Pelantikan hari ini kata teguh, dilaksanakan pada tahun anggaran baru dan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang baru. Dengan harapan pejabat yang baru betul-betul memulai tugasnya dalam lembaran baru.

“Pelantikan ini adalah  bagian dari penataan birokrasi organisasi dan Saya harap akan membawa penyelenggaraan pemerintahan yang  semakin baik secara performa dan integritas,” ungkapnya. |Rilis Humas Kab Bandung |

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY