Kondom Berusia Ribuan Tahun Dan Fakta Unik Lainya

157
Kondom berukuran 260 kaki (80 meter) tinggi dan 330 kaki. Kondom tersebut dibuat dengan bahan PVC berwarna merah dan diletakan pada hotel di Guilin, China, untuk memperingati hari populasi sedunia tahun 2003.

Tahukah anda sebagai alat kontrasepsi sekaligus pencegah penularan penyakit kelamin saat berhubungan intim, kondom sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun silam.  Adalah Penulis Jeannette Parisot dalam karyanya, Johnny Come Lately: A Short History of the Condom, menyebutkan bahwa kondom muncul dalam lukisan-lukisan goa yang diperkirakan berusia 15 ribu tahun.

Meski Jeannette mengatakan, dalam lukisan tersebut kondom digunakan saat berhubungan intim, tidak bisa dipastikan apa tujuan manusia goa menggunakan kondom. Bisa jadi mereka memakai kondom untuk 3 alasan: ritual, mencegah kehamilan, dan melindungi dari penularan penyakit menular seksual.

Fakta lainnya soal kondom yang menyebutkan telah digunakan sejak dulu oleh peradaban manusia yaitu, ditemukannya kondom elastis yang terbuat dari usus binatang pada masa ekskavasi Kastil Dudley di West Midlands Inggris pada tahun 1855. Kondom tersebut didistribusikan untuk menekan penyebaran penyakit menular seksual selama Perang Saudara di Inggris.

Pada masa itu, membagikan kondom pada para tentara bukanlah hal yang umum dilakukan. Asosiasi Kesehatan Sosial Amerika Serikat pernah melarang penggunaan kondom oleh para prajurit saat Perang Dunia I. Maka tidak mengejutkan jika kemudian banyak veteran perang yang terkena penyakit menular seksual.

Selain usianya yg sudah tua, ada sejumlah fakta unik tentang kondom, berikut rangkumannya :

Kondom Raksasa Di Dunia. Pada tahun 2003, Syarikat Guilin Latex telah mencipta rekod dunia dengan membuat kondom terbesar di dunia. Kondom itu berukuran 260 kaki (80 meter) tinggi dan 330 kaki disekelilingnya. Kondom tersebut dibuat dengan bahan PVC berwarna merah dan diletakan pada hotel di Guilin, China, untuk membantu hari populasi sedunia.  Itu hanya untuk pajangan, tak ada lelaki yang punya genital sebesar itu. Namun untuk dipakai, kondom terbesar yang pernah dibuat berukuran XXL yaitu 24,1cm.

Kondom Bisa Dimakan. Kondom datang dalam banyak desain yang berbeda , tekstur, dan bahkan rasa. Tapi tak satu pun kondom  yang dapat dimakan. Namun, pemilik restoran Hong Kong Alvin Leung dari Bo Innovation telah merubah pandangan kita dengan hidangannya yang bernama “Sex on the Beach.” Sex on the Beach sendiri adalah kondom merah muda yang terbuat dari kappa (rumput laut yang dapat dimakan) dan konjac (akar yang sering digunakan untuk membentuk gelatin), dengan berbaring di tempat tidur pasir yang terbuat dari bubuk jamur shiitake. Untuk benar-benar memanjakan nafsu makan, ujung kondom berisi white gooey, substansi yang terbuat dari campuran madu dan ham Yunnan. Hal ini dimaksudkan untuk menarik perhatian pada HIV/AIDS dan menarik manfaat akan Kepedulian AIDS di Hong Kong.

Ambulan Kondom. Biasanya ambulan hanya diperuntukkan bagi orang sakit atau orang yang sudah meninggal dunia. Tapi di Swedia ada ambulan yang dinamakan ambulan kondom. Bukan membawa orang sakit, ambulan ini khusus memberikan gratis kondom kepada penduduknya, terutama yang berusia muda.

Kondom Kasat Mata. Kondom dengan berbagai warna, tekstur, dan rasa? Itu sih biasa! Bagaimana dengan kondom yang tak kasat mata? `Tak kasat mata` di sini maksudnya berupa gel yang bisa mengeras seiring dengan meningkatnya suhu. Menarik bukan? Sebetulnya, uji klinis kondom tak kasat mata ini sudah dilakukan oleh Laval University di Quebec, bekerjasama dengan Canadian Institutes of Health Research dan Centre Hospitalier de l’Universite Laval. Kondom ini merupakan salah satu produk yang dikembangkan untuk kategori kondom wanita dan sedang menunggu izin pemerintah. |Aky Dari Berbagai Sumber|

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY