Polda Jabar Ungkap Kasus Penipuan Perjalanan Umroh dan Haji oleh PT SBL

374

Bandung –  Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar ungkap kasus penipuan yang berkedok perjalanan haji dan umroh PT Solusi Balad Lumampah ( SBL ) Terungkapanya kasus penipuan yang berkedok perjalan umroh dan haji ini berawal pada tanggal 18 Januari 2018 Polisi mendapat laporan  dari para calon jemaah haji dan umrah yang gagal berangkat. Laporan itu diterima oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar.

“Selain itu kita juga menerima ada keluhan dari calon jamaah umrah bahwa sudah bayar lunas tapi tidak jadi berangkat. Setelah kita dalami ternyata banyak,kita langsung melakukan penyidikan,” ujar Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar JL.Soekarno Hata Bandung.

Berdasarkan hasil pendataan, kata Agung, SBL menampung sebanyak 30.237 orang calon jamaah umrah dan 117 orang calon jemaah haji plus. Dari jumlah tersebut baru 17.383 orang yang berangkat. Sedangkan 12.845 orang belum berangkat.

“Lalu kita koordinasikan dengan Kemenag (kementerian agama) ternyata perusahaan SBL ini tidak memiliki izin pemberangkatan haji, jadi dia hanya memiliki izin umrah,” tuturnya.

Dari jumlah total jamaah yang mendaftar, PT SBL mampu meraup uang hingga Rp 900 miliar. Berdasarkan penyidikan, sebagian uang sudah dibayarkan untuk memberangkatkan jamaah sisanya digunakan untuk keperluan pribadi.”

Dia sudah membayar DP (down payment) ke Garuda (maskapai) untuk memberangkatkan. Tapi dia tidak sanggup membayar sisanya sebanyak 26 miliar rupiah untuk memberangkatkan jamaahnya,” kata dia.

Polisi sendiri sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Satu orang pemilik yaitu H. AJW dan seorang staf ER. Bahkan dari tangan tersangka polisi menyita beberapa unit kendaraan baik roda dua dan roda empat, buku catatan kantor serta uang tunai senilai Rp 1,6 miliar..kata agung. | As’kur |

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY