Pengadaan Buku Sejarah Purbakala Seret Mantan Kabid Jadi Tersangka

355
Ilustrasi

BANDUNG| Pengadaan buku cetak Sejarah Purbakala Kabupaten Bandung tahun 2015 menyeret mantan pejabat Kepala Bidang Sejarah dan Purbakala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bandung berinisial (DS) menjadi tersangka.

Penetapan DS sebagai tersangka diungkapkan Raymond Ali, Kasie Penkum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan No. Print – 60/0.2.1/fd.1/01/2018. Dari kasus tersebut Kejati Jabar berhasil mengamankan kerugian negara hingga Rp. 1,35 miliar.

Uang yang berhasil diamankan Kejati Jabar merupakan aliran dana pengadaan buku tersebut yang mengalir ke berbagai pihak, diantaranya HW selaku penasihat hukum DS sebesar Rp. 1 miliar,  IS sebesar Rp. 120 juta,  MZM sebesar Rp. 70 juta,  ES sebesar Rp. 7 juta, dan  S sebesar Rp. 6,9 juta.

DS diduga telah melakukan mark up dana dalam pengadaan buku tersebut. Dari dana yang sebelumnya dianggarkan Rp. 978.850.000, kemudian yang bersangkutan mengajukan perubahan anggaran melalui realisasi senilai Rp. 10,34 miliar. Dari total anggaran itu, sebanyak Rp. 3,6 miliar sudah dipakai untuk belanja pengadaan buku sebanyak 61.716 yang terdiri dari 18 judul.

 

Kata Raymond, setelah dilakukan pemeriksaan oleh BPKP penetapan harga buku tidak sesuai dengan ketentuan dan harganya lebih mahal sehingga negara dirugikan senilai Rp. 2,9 miliar. “Kasus ini masih dalam proses pengembangan,” ungkapnya. |KS-01|

 

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY