Polisi Terus Dalami Kasus Meninggalnya 20 Orang Akibat Miras Oplosan

“GUNA MEMASTIKAN PENYEBAB KORBAN MENINGGAL AKIBAT MEMINUM MIRAS OPLOSAN, PIHAK KEPOLISIAN RESOR BANDUNG TERUS MENDALAMI KASUS TERSEBUT DENGAN MEMERIKSA 4 SAKSI YANG MERUPAKAN PEGAWAI TOKO MINUMAN KERAS.”

Kab Bandung | Hingga senin siang (9/4/2018), korban meninggal akibat meminum minuman keras oplosan di RSUD Cicalengka terus bertambah. Dari data yang dilansir pihak rumah sakit, korban meninggal sebelumnya berjumlah 16 orang kini bertambah menjadi 20 orang.

Selain korban meninggal, pihak rumah sakit juga menyebutkan, jumlah korban yang masih dirawat secara intensif  sebanyak 40 orang.

Sementara itu, pihak kepolisian Resor Bandung terus mendalami kasus banyaknya korban jiwa yang berjatuhan akibat miras oplosan ini dengan memeriksa sebanyak empat orang saksi, yang merupakan pegawai toko yang diduga menjual miras oplosan.

Selain memeriksa empat orang saksi, polisi juga akan terus mencari pemilik toko yang hingga kini belum bisa memenuhi panggilan dari pihak kepolisian.

Rencananya pihak kepolisian juga akan berupaya mendekati keluarga korban untuk bisa melakukan autopsi agar bisa lebih mendalami kasus banyaknya korban meninggal akibat meminum miras oplosan. |Gindo|

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *