Presiden Terbitkan Perpres Pengendalian Pencemaran Kerusakan DAS Citarum

JAKARTA | Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15 Tahun 2018 Tentang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum baru saja diterbitkan, Selasa (3/04/2018).
Dalam penyampaian pembukaan rapat kerja  dan hasil temuan  dilapangan terkait program Citarum Harum, Presiden RI, Ir.Joko Widodo bersama Menko Maritim, Luhut B. Panjaitan, akan memberikan surat perintah khusus kepada Sekjen Wantanas,  Letjen. Doni Monardo.
Hadir dalam acara tersebut, kementrian  terkait  diantaranya  Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementrian Pertanian, Kemendikti , Kemenkes, Kepala Bapenas, Gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh Kepala Lingkungan Hidup Provinsi Jabar.
Dalam pernyataannya, Letjen Doni Monardo “tindak tegas tanpa  pandang bulu para deking siapapun. Karena baru kali ini media memberitakan citarum,  lingkungan sehingga menutup berita politik dan lainnya,” ucap Letjen Doni Monardo.
Sementara Pangdam III/Siliwangi, Mayjen Besar Harto Karyawan, ditengah pembahasan mengatakan, “tanah yang gundul menyebabkan erosi, langkah yang diambil dalam penghijaun akan dirasakan 5 taun kedepan,  jalan pintas tangkapan air maksimal sambil menunggu proses pohon, yaitu menggunakan proses biopori.”
Harto Karyawan mengungkapkan, sangat efektif untuk sumber mata air yang mati supaya dihidupkan kembali agar bisa  memunculkan sumber mata air yang baru.
Di ahir acara Menko Maritim menyampaikan hasil rapat, yaitu ;
1. Banjir harus cepat ditangani,  terhadap hutan yang gundul supaya secepatnya diatasi dan Program tanaman penghijauan dipercepat .
2. Kesekretariatan hari senin harus sudah ada, pada tanggal 9 rapat sekertariat sudah berjalan.
3. Usulan mentri dikti dengan sosialisai bahaya sampah.
4. Pengolahan sampah menjadi diesel dall harus segera di sosialisasikan.
5. Pengusaha nakal  harus bener bener ditindak jangan ada sogokan,
6. Partisipasi masyakat sudah baik bersama media yang mengawal dan meramaikan citarum.
“Polda jangan terima sogokan  supaya benar benar menjalankan fungsinya,” pungkas Menko Kemaritiman. | As’Kur |

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *