Kadisdik Kab Bandung Anggap Pungli di SMPN 1 Baleendah Hal Wajar

Kab Bandung | Menanggapi pemberitaan koransawala.com berjudul “Ortu Protes Pungli di SMPN 1 Baleendah”. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Drs. H Juhana, mengatakan hal itu sebagai sesuatu yang wajar dilakukan oleh sekolah.

Dalam jawabannya melalui WA, Juhana mengatakan, “Yg diperoleh kan adalah kontribusi orang tua siswa dlm bentuk sumbangan sukarela, besarnya tdk ditetapkan oleh sekolah Dan tdk bersifat wajib untuk semua ortu siswa, sumbangan tsb diperuntukan keperluan pendidikan yg belum didanai pemerintah, berkenaan dgn UNBK dimungkinkan masih terbatasnya sarana/inprastruktur UNBK pd sekolah tsb.pilihannya adalah jika sekolah tdk cukup sarana Dan ortu siswa keberatan mengeluarkan sumbangan… maka sekolah tdk memilih UNBK.” ungkapnya.

Ketika ditanya jika kontribusi orang tua berbentuk sukarela, maka pertanyaan kenapa harus ada surat pernyataan yang harus ditanda tangani oleh orang tua yang tidak bersedia memberikan sumbangan?Kadisdik tidak bisa menjawabnya.

Menanggapi tanggapan Kadisdik tersebut, kata Eka, Sekjen LSM Trisakti,  sangat bertentangan dengan Surat Edaran Ombudsman Perwakilan Jawa Barat Kepada Walikota dan Bupati se-Jawa Barat soal larangan pungutan liar berkaitan dengan Ujian Nasional dan UNBK.

Menurutnya, Kadisdik kurang memahami peraturan perundang-undangan yang ada.  Hal itu sangat bertentangan dengan UU Sisdiknas dan Permendikbud No 44 tahun 2012 tentang pungutan, sumbangan biaya pendidikan pada satuan pendidikan dasar.

“Aneh jika seorang pimpinan sebuah lembaga sekelas Kepala Dinas bisa membenarkan adanya praktek pungli yang dilakukan oleh anak buahnya, apapun dalihnya tidak bisa dibenarkan secara aturan perundang-undangan yang ada,” ungkapnya. | Aky |

 

 

 

2 Comments

  1. Erwienn

    28 Maret 2018 at 6:18 am

    Laporkan ke Saber Pungli. Semuanya laporkan.

  2. Erwienn

    28 Maret 2018 at 6:19 am

    Laporkan ke Saber Pungli Jabar.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *